Pemkab Bateng Dan BPRS Gelontarkan Rp 6,5 Miliar untuk UMKM

By AR 24 Mei 2018, 10:47:22 WIB Daerah
Pemkab Bateng Dan BPRS Gelontarkan Rp 6,5 Miliar untuk UMKM

Keterangan Gambar : Survey Calon Nasabah Pembiayaan Modal UMKM Program Dana Bergulir di Desa Batu Beriga Lubuk Besar


Bangka Tengah ,BABELREVIEW – Melalui Program Dana Bergulir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah khususnya Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) bekerja sama dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cabang Koba tahun ini menggelontorkan dana sebesar Rp 6,5 miliar untuk pengembangan UMKM di daerah ini. 

Terhitung sejak Desember 2017, sebanyak 21.515 UMKM telah terdaftar dan 3.997 diantaranya memiliki izin usaha mikro kecil di Disperindagkop Bangka Tengah. UMKM-UMKM tersebut bergerak di berbagai bidang seperti pertanian, kelautan dan sebagainya. "Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah khususnya Disperindagkop bekerja optimal guna memberdayakan para pelaku UMKM.

Beberapa bantuan berupa anggaran dan program pelatihan kami salurkan guna menunjang para pelaku UMKM di Bangka Tengah," kata Azwar, Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UMKM. Adapun bantuan yang diberikan berasal dari dana bergulir yang berasal dari kementerian terkait dan pemerintah kabupaten bekerja sama dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cabang Koba berjumlah Rp 6,5 miliar dengan bunga 6% per tahun.

Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pelaku UMKM untuk mendapatkan bantuan ini, yakni minimal usaha sudah berjalan 1 tahun, bersedia disurvei serta memiliki rekening bank terkait. “Selain anggaran tersebut, UMKM juga bisa mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Disperindagkop siap memfasilitasinya,” tambah Azwar.

Lebih lanjut ia menambahkan, setelah UMKM berjalan dan mendapatkan bantuan, Disperindagkop akan memantau perkembangan UMKM bersangkutan melalui Tim Monev  yang berjumlah 21 orang dan tersebar di seluruh kecamatan. Selain bantuan berupa permodalan, Disperindagkop Bangka Tengah juga mempunyai program pengembangan UMKM seperti pelatihan, pola pendampingan koperasi dan UKM sehingga pelaku UMKM dapat termotivasi dan berinovasi dalam mengembangkan usahanya.

Tidak cukup sampai disitu, Disperindagkop juga membantu memasarkan produk-produk UMKM dengan mengikutsertakannya pada pameran-pameran baik tingkat provinsi maupun nasional Peran Disperindagkop dalam pengembangan UMKM membuahkan hasil yang baik. Hal ini dibuktikan dengan pencapaian omset UMKM di Desa Kurau yang menyentuh Rp 755 juta dengan rincian 30 UMKM, 197 tenaga kerja serta total produksi kurang lebih 7 ton per bulan.

Berjalan 11 Tahun Program Dana Bergulir yang dijalankan atas kerja sama Pemkab Bangka Tengah dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cabang Koba dan dimaksudkan untuk mengantisipasi semangat mengembangkan UMKM telah berjalan selama kurang lebih 11 tahun. Besaran anggaran ini terus bertambah setiap tahunnya, dari tahun 2006 sejumlah Rp 250 juta hingga pada tahun 2018 berlipat menjadi Rp 6,5 miliar per tahun.

Pimpinan Cabang BPRS Bangka Tengah, Heriyawan, mengatakan, "Pengajuan Dana Bergulir ini sangat mudah dan tidak membutuhkan syarat yang rumit. Untuk pengajuan dana, cukup membuat surat keterangan usaha dari desa/kelurahan lalu ajukan proposal ke Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) kemudian ajukan ke pihak bank.

Sedangkan syarat pengajuannya ialah  usahanya sudah berjalan 1 tahun." Lebih lanjut ia menuturkan, setelah kelengkapan administrasi selesai, tim survei dari pihak bank dan Disperindagkop akan meninjau lokasi usaha. “Jika administrasi lengkap serta sudah mendapat persetujuan dari tim survei barulah kemudian dana dicairkan. Dana yang diberikan tidak dibolehkan digunakan untuk hal-hal yang bersifat Konsumtif, melainkan murni diperuntukkan bagi pengembangan usaha,” jelas Heryawan. Selain bantuan berupa dana, BPRS juga rutin memberikan penyuluhan kepada pelaku UMKM terkait bagaimana cara mengembangkan usaha mereka. Kesuksesan BPRS dan Pemkab Bangka Tengah dalam mengembangkan UMKM di Bangka Tengah ini membuat Pemerintah kabupaten lainnya sering melakukan studi banding ke Bangka Tengah. (BBR)

Penulis : Andre Editor : Kasmir Sumber : Babelreview




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video