Disperindagkop-UKM Laksanakan Pelatihan PKP Bagi 50 Orang Pelaku Usaha di Bangka Tengah

By admin 05 Mar 2019, 11:22:32 WIB Daerah
Disperindagkop-UKM Laksanakan Pelatihan PKP Bagi 50 Orang Pelaku Usaha di Bangka Tengah

Koba - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Bangka Tengah kembali mengadakan pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) kepada para pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang ada di wilayah Kabupaten Bangka Tengah, selasa (05/03/2019).

Pelatihan PKP kali ini yang diikuti 50 orang peserta dengan berbagai jenis produk olahan pangan agar memperoleh pemahaman dan informasi tentang pentingnya keamanan pangan produk. Setelah mengikuti pelatihan, para peserta akan mendapatkan sertifikat  Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP).

Sertifikat PKP merupakan persyaratan yang harus dilengkapi dalam pendaftaran sertifikat PIRT dan harus dipenuhi oleh pemilik atau penanggungjawab usaha di lokasi usaha manapun. Masa berlaku sertifikat PKP adalah 5 tahun (menurut Perka BPOM tahun 2012).

Kegiatan pelatihan PKP yang diselenggarakan dalam rangka peningkatan kualitas produk IKM melalui standardisasi PIRT Tahun Anggaran 2019, mendatangkan narasumber dari Dinas Kesehatan dan Disperindagkop-UKM Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam sambutannya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drg. M. Anas Maruf menyatakan pentingnya para pelaku usaha menjaga keamanan pangan agar menghasilkan produk pangan yang aman, bermutu dan bergizi.

Anas juga menegaskan pentingnya peran aktif para pelaku usaha  dalam menjaga mutu dan keamanan pangan  yang diproduksi agar memiliki nilai jual yang lebih dan tidak membahayakan masyarakat.

Sementara Kepala Disperindagkop-UKM Drs. H. Kaharuddin, M. Si dalam kesempatan tersebut menyampaikan agar para pelaku usaha dapat lebih meningkatkan standardisasi produk yang dihasilkan dengan mempunyai PIRT maupun sertifikasi halal.

“Para pelaku usaha harus lebih meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan, tidak hanya memiliki PIRT tetapi juga harus mengurus dan mempunyai sertifikasi halal,” kata Kaharuddin.

Menurut Kaharuddin bahwa dengan adanya PIRT maupun Halal dalam produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha, masyarakat akan benar-benar yakin untuk mengkonsumsi produk sehingga nantinya akan meningkatkan penjualan produk tersebut.

“Beberapa produk yang dihasilkan di Bangka Tengah seperti getas kurau saat ini telah beredar di berbagai daerah bahkan sampai ke luar negeri seperti di negara singapura, malaysia maupun rusia,” lanjut Kaharuddin.

“Produk yang dihasilkan para peserta yang mengikuti pelatihan ini, juga nantinya diharapkan dapat mengikuti penjualannya seperti produk-produk tersebut,” harapan Kaharuddin.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Kontraktor Listrik

    Dengan adanya program PLN ini dan juga kegiatan usaha lainnya merupakan sebuah kepedulian terhadap ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video